Saturday, March 03, 2007

kaldera

Malam sunyi ditemani kekosongan…
Mencoba rubah kekolotan yang selama ini dirasakan penjara
Membuka pintu yang amat terlarang untuk dijamah
Tahu tapi seakan menutup rasa inginkannya
Jika terlalu disukai hal itu akan dengan pasti
Membawa pada kehancuran.
Kaldera hanyalah sebuah nama, dan kehidupan hanyalah fana
Walau terkadang membisu seribu bahasa, sesungguhnya takkan pernah binasa
Hiduplah yang membuat seorang berkelana mencari makna hidup
Ciptaan Tuhan yang terlalu jengah akan garis tangannya sendiri
Kadang kita seakan lupa, entah apa yang ada dalam isi kepala
Membungkam hati nurani, dan memandang pengorbanan untuk keabadian
Mata kita tertutup…
Tinggal menunggu waktu, dan
Kehancuran telah mengetuk pintu yang amat teramat dilarang untuk dijamah.

No comments: